News in Picture

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Showing posts with label TNIAU. Show all posts
Showing posts with label TNIAU. Show all posts

Tuesday, July 16, 2013

KSAU : MODERNISASI ALUTSISTA TNI AU DIKEBUT


Pengadaan alat utama sistem senjata TNI Angkatan Udara akan dikebut sehingga mencapai kekuatan pokok minimum (Minimum Essential Force/MEF). Sampai akhir tahun 2014, akan ada tambahan pesawat tempur, diantaranya Sukhoi, F-16, T-50, Super Tucano. 
"Alutsista tersebut untuk menjaga kedaulatan, karena berkewajiban untuk mempertahankan negara dan bangsa ini," ujar Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU), Marsekal TNI Ida Bagus Putu Dunia ketika meninjau bakti sosial yang digelar TNI AU di Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, Selasa (3/7).

Selain pesawat tempur, konsentrasi pemenuhan alutsista diarahkan pada pengadaan pesawat angkut C-130 Hercules, CN-295, Helikopter Cougar dan pesawat latih Grobs, serta sejumlah radar. Pemerintah telah memberikan dana, seperti yang telah ditetapkan dalam tiga rencana strategis.

"Untuk meningkatkan kekuatan alutsista hingga tahun 2014 Renstra I dalam tiga rentra yang disebut MEF yaitu kekuatan yang cukup untuk menghadapi tugas yang nyata," jelas KSAU.

Terkait pelaksanaan bakti sosial dan karya bakti di Sumbawa menjadi rangkaian menyambut Hari Bakti TNI AU. KSAU terjun langsung dalam kegiatan yang dihadiri Gubernur NTB, Tuan Guru HM Zainul Majdi tersebut.

Diakui Dunia, prajurit maupun kelembagaan TNI AU akan selalu membutuhkan dukungan dari masyarakat dalam menjalankan tugas dan tanggungjawab menjaga kedaulatan NKRI.

"Anggata TNI AU dihadapkan pada kenyataan tugas diluar kebiasaan hidup manusia yang mengadung resiko yang cukup tinggi, namun dengan dukungan dan doa restu bangsa Indonesia TNI AU dapat menjalankan tugas dengan baik," jelas KSAU.

Dari seluruh rangkaian kegiatan bakti sosial itu, KSAU juga mengapresiasi dukungan masyarakat. Bakti sosial berjalan lancar. 

"Kegiatan ini dapat diterima dengan baik oleh masyarakat, dan mohon maaf apabila dalam pelaksanaan kegiatan ini ada hal-hal yang tidak berkenan," kata KSAU.

Apresiasi sama ditunjukan Gubernur NTB, Zainul Majdi. Ia mengucapkan terima kasih kepada TNI AU karena memilih Kabupaten Sumbawa sebagai sasaran bakti sosial dan karya bakti TNI AU. Ribuan warga Sumbawa telah mendapatkan pelayanan kesehatan dengan cuma-cuma.

Pelayanan kesehatan yang diberikan seperti pengobatan umum dan mata, pengobatan gigi dan mulut, pembuatan gigi palsu, operasi katarak, pemberian kaca mata baca, bedah minor, bedah bibir sumbing, pelayanan KB dan Khitanan massal. 

Sedangkan sasaran karya bakti berupa restorasi balai pertemuan dan kesenian warga, renovasi masjid dan perbaikan jalan desa yang kesemuanya terletak di Dusun pamulung.






Sumber : SuaraKarya
»»  READMORE...

Sunday, July 7, 2013

PEMERINTAH TERUS TAMBAH ALUTSISTA TNI AU


Pemerintah telah mengucurkan dana besar untuk meningkatkan kekuatan alutsista TNI AU hingga tahun 2014 Renstra I (Rencana Strategis I) dalam tiga Renstra yang disebut Kekuatan Pokok Minimum (Minimum Essential Force/MEF), yaitu kekuatan yang cukup untuk menghadapi tugas yang nyata.
Demikian yang dikatakan Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Ida Bagus Putu Dunia dalam keterangannya kepada media di sela-sela peninjauan Bakti Sosial dan Karya Bakti yang diadakan Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB), Selasa, 3 Juli 2013.


Sukhoi tiba di Makassar
Dua Sukhoi Su-30 MK 2 milik TNI AU diturunkan dari pesawat angkut Antonov AN-124-100 setibanya di Lapangan Udara Sultan Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis malam, 16 Mei 2013 (Foto : ANTARA/Sahrul Manda Tikupadang/wt)
Dikatakan Kasau, hingga akhir tahun 2014 TNI AU akan ada dapat tambahan pesawat tempur Sukhoi (2 unit), F-16, T-50 (Korsel), Super Tucano (Brasil), untuk transportasi C-130 Hercules, CN-295, helikopter Cougar, dan pesawat latih Grobs, serta sejumlah radar. Alutsista tersebut untuk menjaga kedaulatan, karena TNI AU berkewajiban untuk mempertahankan negara dan bangsa ini, jelas Kasau.

Kasau menyampaikan, bahwa anggota TNI AU dihadapkan pada kenyataan tugas diluar kebiasaan hidup manusia yang mengandung risiko yang cukup tinggi, namun dengan dukungan dan doa restu bangsa Indonesia TNI AU dapat menjalankan tugas dengan baik.

Gubernur NTB Dr. Tuan Guru H. M. Zainul Majdi, MA., mengucapkan terima Kasih atas terpilihnya Kabupaten Sumbawa menjadi sasaran bakti sosial dan karya bakti TNI AU, sehingga ribuan warga masyarakat mendapat pelayanan kesehatan dengan cuma-cuma.

Pelayanan kesehatan yang diberikan berupa, pengobatan umum, pengobatan gigi dan mulut serta pembuatan gigi palsu, pengobatan mata, operasi katarak, pemberian kaca mata baca, bedah minor, bedah bibir sumbing, pelayanan KB dan khitanan massal.

Dispen TNI AU
»»  READMORE...

Monday, July 1, 2013

4 Unit Super Tucano Kembali Tiba Indonesia Agustus 2013





30 Juni 2013, Malang: Untuk merencanakan hal-hal yang berkaitan dengan alutsista yang baru maupun yang mengalami pergantian pada saat alutsista tiba dan diserahkan, perlu memikirkan pemeliharaan. Baik itu dari segi pembinaan personel maupun dari segi pembinaan materiel. Demikian penjelasan Wakil Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin, saat meninjau Skadron Udara 21 Wing 2 Lanud Abd Saleh, Jum’at, (28/6).

Oleh karena itu dalam skema anggaran 2014 untuk merencanakan 2015 hal-hal yang berkaitan dengan alutsista TNI AU yang baru maupun yang mengalami pergantian itu sudah masuk di dalam kerangka perencanaan anggaran. hal ini perlu menjadi pemikiran karena di dalam perencanaan ada hal yang menjadi bagian perlu dipersiapkan dari sekarang dan koordinasi yang tepat agar tidak terjadi gab dari kesiapan kita.

Lanjut Wamenha, intinya bahwa optimalisasi dan modernisasi ini harus diikuti dengan pembinaan pemeliharaan baik personil maupun perawatan materiel, ini adalah esensi yang perlu menjadi perhatian kita sehingga tidak seperti kembang api sudah mengadakan kemudian kuncup lagi tidak bisa memelihara alutsista yang ada.

Dijelaskan Wamenhan, secara bertahap pesawat Super Tucano akan digenapkan sebanyak 16 unit . Saat ini sudah ada 4 pesawat Super Tucano selanjutnya Bulan Agustus mendatang akan dikirim kembali 4 unit Super Tucano, 8 unit berikutnya akan dikirim tahun 2014 dan diperkirakan terakhir bulan September 2014 Skadron Udara 21 sudah memiliki 16 unit pesawat Super Tucano.

Untuk memenuhi tugas yang dibebankan bagi pesawat Super Tucano kedepan akan diupayakan sistem perawatan personil yang meliputi penerbang dan crew pesawat, hal tersebut disampaikan Wamenhan dihadapan para penerbang dan crew Skadron Udara 21 yang disaksikan langsung oleh Dirjen Renhan Kemhan Marsda TNI F.H.B. Sulistyo, Kabaranahan Kemhan Laksda TNI Ir. Rachmad Lubis, Komandan Lanud Abd Saleh Marsma TNI Gutomo, S. IP beserta para pejabat lainnya.

Wamenhan mengatakan, bahwa alutsista yang diawaki para penerbang bernilai miliaran rupiah, sedangkan tanggung jawab untuk pelaksanaan tugas para penerbang dan crew sangat berat dan berisiko tinggi, dengan alasan tersebut maka perawatan personil perlu dibenahi ulang, sehingga kedepan TNI AU benar-benar dapat melaksanakan tugas yang diemban secara maksimal.

Sumber: Lanud Abdulrahman Saleh
»»  READMORE...

Sunday, June 30, 2013

MENHAN AJUKAN TAMBAHAN ANGGARAN UNTUK PEMBELIAN APACHE



Heli serbu Apache Longbow AH-64D
SEMARANG – Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro mengatakan Mabes TNI AD telah mengajukan tambahan anggaran khusus senilai Rp6 triliun untuk pembelian sejumlah helikopter serang Apache dari Amerika Serikat beserta persenjataannya.

”Pemerintah Amerika Serikat sudah menyetujui pembelian helikopter Apache. Sekarang sedang proses negosiasi harga,” ungkap di Semarang, Sabtu (29/6/2013).

Sebab harga satu unit helikopter Apache sangat mahal yakni senilai US$40 juta atau sekitar Rp388 miliar. ”Saat ini tim khusus dari Kementerian Pertahanan dan Mabes TNI AD, sedang melobi pemerintah Amerika Serikat mengenai harga helikopter Apache,” imbuhnya.

Keberadaan skadron Apache itu, kata Menhan, untuk melengkapi kekuatan militer Indonesia dalam menjaga kedaulatan negara.


”Selain TNI AD, TNI Angkatan Laut juga menyiapkan helikopter antikapal selam dan membuat armada perusak kapal rudal,” ujarnya.

Solopos
»»  READMORE...

PASKHAS BERAKSI DALAM "TRISULA PERKASA 2013"


Prajurit Batalyon 464/Paskhas mengikuti Latihan Puncak Korpaskhas bersandi "Trisula Perkasa 2013" yang dipusatkan di wilayah Kupang, Nusa Tenggara Timur, dan Markas Lanud Eltari Kupang.

Penerangan Paskhas dari Kupang melaporkan kepada Antara bahwa latihan yang melibatkan ratusan unsur pasukan seluruh jajaran Korpaskhas itu juga melibatkan Batalyon 464 Paskhas yang bermarkas di komplek Lanud Abd. Saleh Malang.

Latihan yang dibuka Dankorpaskhas pada minggu lalu itu juga mengerahkan empat pesawat C-130 Hercules dari Skadron Udara 31 Halim PK, Skadron Udara 32 dari Bandara Abd Saleh Malang, dan satu pesawat CN-295 serta personel Lanud Eltari, Kupang, NTT.
Kegiatannya diawali dengan gladi posko yang dipusatkan di Mako Korpaskhas dan sebelumnya telah dilaksanakan penataran pelaku dan wasdal untuk bekal latihan, lalu manuver lapangan dilaksanakan pada 23-28 Juni 2013.
Dalam latihan itu, Yon 464 Paskhas melibatkan Tim Dalpur (Pengendali Tempur), Tim Dallan, Tim Jump Master, dan Tim SARPUR. Unsur Tim Pengendali Tempur dikomandani langsung oleh Danyon 464 Paskhas, Letkol Pasukan Joko Prasetyo.

Tim Dalpur melaksanakan infiltrasi melalui udara menuju sasaran terpilih yakni Pangkalan TNI AU Eltari Kupang pada malam hari dengan melakukan penerjunan "free fall" dengan metode HAHO (High Altitude High Opening).

Selanjutnya, setelah Tim Pengedali tempur menyatakan aman sasaran tersebut, maka satuan Yonbuthanlan yang diterjunkan melalui terjun statik melakukan operasi perebutan dan pertahanan pangkalan agar pangkalan tersebut siap digunakan operasi selanjutnya.

Trisula Perkasa merupakan sandi latihan puncak Korpaskhas yang digelar dalam setiap tahun dan dilaksanakan sebagai manifestasi dari hasil pembinaan yang dilakukan Korpaskhas dan juga merupakan wujud akuntabilitas publik dan pertanggungjawaban Korpaskhas di bidang pembinaan kepada TNI Angkatan Udara, dan kepada Bangsa dan rakyat Indonesia.

Latihan bersandi Trisula Perkasa Korpaskhas 2013 itu bertemakan "Satgas Paskhas Melaksanakan Operasi Perebutan dan Pengendalian Pangkalan Udara di Wilayah Indonesia Timur Dalam Rangka Mendukung Tugas Komando Tugas Udara Gabungan".

Sebelumnya (21/6), Pasmar-1 menggelar Latihan Posko-1 Aspek Laut dalam rangka program latihan triwulan III-2013 untuk mewujudkan kesiapsiagaan personel dan operasional. 








Sumber : Antara
»»  READMORE...