News in Picture

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Showing posts with label torpedo. Show all posts
Showing posts with label torpedo. Show all posts

Wednesday, April 9, 2014

Torpedo SUT Buatan PT. DI


KRI Cakra 401

SUT Torpedo adalah Surface and Underwater Target Torpedo produksi PT Dirgantara Indonesia dibawah lisensi AEG (Allgemeine Elektrizitäts-Gesellschaft) Jerman.

Uji tembak senjata taktis berupa Torpedo SUT (Surface and Underwater Target) dari KRI Cakra-401 saat Latgab TNI Juni 2008 lalu, sukses menghantarkan eks KRI Karang Galang ke peraduan terakhirnya di dasar laut. Kapal ini jugalah yang menjadi sasaran tembak rudal C-802 yang diluncurkan KRI Layang-805. Dengan berat hulu ledak 260 Kg, torpedo SUT mampu menjangkau sasaran dengan jarak tembak efektif maksimal 40 Km.

 https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj33sDBQ1cyzAzWtVWn8CiGbkfYT-2nUY91fiOQWnKo_OLrFojnVMnABe9WzW5XTnqS3at6PIR7QWeuYv3VS1ORLjyibbAm1bnsQb1WtlAGczOA6GW-atA1iC_GXLae_mCmm6XQ278iR10/s1600/14+torpedo+kri+nanggala+tepat+mengenai+sasaran.1.jpg

Ada ciri khusus yang membedakan Torpedo SUT dengan Torpedo lainnya, yakni adanya kabel sebagai pemandu ketarget yang dituju. Kabel berfungsi memberikan data-data akustik guna mengendalikan arah tujuan torpedo, dan juga berfungsi sebagai penangkal jamming karena datalink dipandu dua arah.

Torpedo SUT digerakkan dengan motor listrik, dengan tingkat kebisingan rendah. Setelah torpedo dirasa aman dari reduksi jamming sonar lawan, kabel akan terlepas dan kendali diambil alih secara mandiri oleh data prosesor yang ada di dalamnya.

 Spesifikasi :
  •     Tipe: Heavyweight Torpedoe
  •     Diameter: 533 mm
  •     Panjang dengan kasket: 6,620 mm
  •     Panjang tanpa kasket: 6,150 mm
  •     Berat varian perang: 1,414 kg
  •     Berat varian latihan: 1,224 kg
  •     Jarak operasional: 28 km
  •     Kecepatan/ jarak: 35 knots/24,000 yd; 23 knots/ 56,000 yd
  •     Hulu ledak: 225 kg
  •     Maksimal kedalaman menyelam: 100 m
Torpedo SUT buatan PTDI menggunakan sistem pemandu sonar pasif, pengembangan kedepannya akan diintegrasikan juga dengan sonar aktif. Sejatinya torpedo SUT dibuat pertama kali oleh Jerman saat perang dunia II, namun kini sudah tidak diproduksi lagi.

Ada 2 varian Torpedo SUT.
  1. Dibuat Korsel, yakni White Shark (SUT/SST-3) dan Blue Shark (SUT/SST-4). Kisaran harga pasar internasional untuk kedua Torpedo ini antara 1,6 s/d 2 juta dolar, tergantung dari kuantitas dan kondisi pengiriman.
  2. Dibuat PTDI adalah varian SST4.
sut torpedo

Berikut negara (regional Asia-Australia) pengguna Kapal Selam (KS) dan jenis torpedo yang digunakan saat ini :
  •     Australia – Mk 48 Model 6/7 (KS Collins)
  •     Taiwan – SUT (produksi Indonesia) (KS Hai Lung)
  •     Indonesia – SUT/SST-4 (KS cakra/ 209 Type)
  •     Malaysia – Blackshark (KS Scorpene)
  •     Singapore – Type 617 dan 43X2 (KS Challenger) rumor akan diupgrade ke blackshark
  •     Korea Selatan – LG K731 Whiteshark/ SUT (KS Changbogo)
Saat ini perkembangan senjata torpedo sudah lebih maju, beberapa bahkan sudah mengaplikasi teknologi baru. Begitu pula dengan teknologi terbaru yang digunakan di kapal selam, seperti : sonar, mesin diesel elektrik, persenjataan dan torpedo.

Salah satunya MK-48 buatan AS yang telah menggunakan pemandu sonar pasif dan aktif, serta VA-111 Shkval buatan Rusia yang menggunakan efek pendorong motor ‘superkavitasi’, sehingga torpedo dapat mencapai kecepatan 200 knot atau 370 km/jam.
»»  READMORE...

Monday, May 13, 2013

PT LEN Produksi Tansponder Sasaran Torpedo




Salah satu lini produksi PT LEN, Lembaga Elektronika Nasional, yakni produk Elektronika Pertahanan, memproduksi Tansponder Sasaran Torpedo. Transponder Sasaran Torpedo yang berkode Transponder TPO TLM - 01, adalah suatu target bergerak bawah air yang digunakan dalam suatu latihan peperangan anti kapal selam.

TNI AL bekerjasama dengan PT LEN merancang dan merealisasikan Transponder sasaran tembak torpedo (Transpedo) yang akan digunakan sebagai target tembak torpedo, sebagai pengganti kapal selam pada latihan tembak objek bawah air. Lembaga tersebut (PT LEN) melakukan proses penelitian dalam perancangan platform dan realisasi sistem mekanik Transponder Torpedo. Mereka kemudian melakukan perancangan sistem embedded dan sonar.

Kemampuan Transponder TPO TLM - 01 hasil produksi PT LEN ini memiliki kemampuan merespon pancaran gelombang akustik yang berasal dari Sonar System Kapal anti Kapal Selam. Ia (Transpedo) juga mampu bergerak sendiri, dan dirancang untuk dapat digunakan secara berulang-ulang, karena itu dilengkapi dengan kemampuan sistem pemulihan (Recovery system) secara otonom.

Transpedo ini memiliki ketahanan (Endurance) selama 3 jam dan dilengkapi pula dengan annuciator sinar lampu agar mudah dilacak.

Keberadaan transpedo ini sangat penting bagi TNI AL sebagai sarana latihan melumpuhkan kapal anti-kapal selam.
Transpedo dapat dapat beroperasi sampai dengan kedalaman 200 meter dengan waktu operasi sampai 3 jam, sesuai dengan spesifikasi permintaan dari TNI AL. Peningkatan dapat terus dilakukan sehingga mampu mencapai kedalaman yang lebih besar dan waktu operasi yang lebih panjang. 
»»  READMORE...