News in Picture

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Sunday, April 14, 2013

PROYEK ROKET- RUDAL PERTAHANAN TNI-RI



himars 41 Roket Himars atau WeiShi 2

Satu persatu persenjataan Indonesia yang akan dibeli dari Rusia, rontok di tengah jalan. Indonesia membatalkan pembelian dua kapal selam Rusia klas Kilo Project 877 Paltus, karena Rusia tidak bersedia melakukan alih teknologi. Indonesia akhirnya memilih tiga kapal selam Korea Selatan Changbogo U 209/1400. Satu dari tiga kapal selam tersebut akan dibangun di PT PAL Surabaya- Jawa Timur.

Indonesia juga membatalkan pembelian roket multi laras MLRS BM 30 Smerch buatan Rosoboronexport, karena jarak tembak roket, tidak memenuhi kebutuhan TNI.  “Kami tidak ingin membuang waktu atau terbawa ke dalam khayalan”, ujar Nikolai Dimidyuk, agen Rosoboronexport di Moskow 2 Mei 2012. “BM 30 Smerch sangat memenuhi kebutuhan militer Indonesia dan efektif dalam pertempuran”, tambahnya.
bm 30 smerch 500 15 Roket Himars atau WeiShi 2
BM 30 Smerch Rusia

Kenapa Bukan Smerch

Daya Hancur MLRS Smerch tidak perlu diragukan lagi. Dalam 5 menit, Smerch siap ditembakkan salvo, untuk melumat ratusan hektar wilayah: infanteri, kendaraan tempur, logistik, pos komando, ranjau dan lainnya. Jika dipasang hulu ledak thermobaric, pasukan musuh akan mati sesak napas karena paru-paru mereka mengering dan terbakar. Namun jarak tembak Smerch hanya 90 km. Secara teknologi tidak ada yang istimewa bagi Indonesia. Tahun 2012 ini Indonesia telah membuat roket berdaya tembaknya melebihi roket Smerch. Tim riset TNI juga terus mengembangkan hulu ledak panas (HE).

MLRS RHAN TNI Roket Himars atau WeiShi 2
MLRS RHAN TNI

Indonesia hanya akam membeli BM 30 Smerch, jika jarak tembaknya 300 km. Hal ini tidak bisa dipenuhi Rusia. Menjadi Rumit
Rencana pembelian roket multi laras Smerch sebenarnya sudah terjadi sejak tahun 2008 namun terus tertunda. 
Pada Tahun 2012 TNI kembali mematangkan pembelian MLRS dan dilakukanlah tender. PT Rosoboronexport Rusia yang juga penjual SU 30 MK2 dan Tank Amfibi BMP 3 Indonesia, ikut tender tersebut. 
Roket Smerch tidak lagi masuk kualifikasi, karena teknologi roket Indonesia terus berkembang. Indonesia telah memiliki teknologi roket balistik Smerch, walau hulu ledaknya belum sehebat milik Rusia.
Sementara Rusia tidak mendisain BM 30 Smerch sebagai roket jarak jauh, karena yang mereka butuhkan dari Smerch adalah daya hancur yang luas. Untuk menghancurkan target jarak jauh 300 Km ke atas, Rusia cukup menggunakan Rudal Iskandar berhulu ledak 800 Kg. Namun versi ini tidak dijual ke Indonesia.

rudal iskandar rusia1 Roket Himars atau WeiShi 2
Rudal Iskandar warhead 800 Kg

Pengganti Smerch Saat ini TNI sedang mengincar MLRS Himars buatan Amerika Serikat atau MLRS WS-2 China.
Himars adalah roket multi laras yang bisa berubah menjadi misil. Jarak tembak normal Himars 30- 70 Km. Namun jika diisi peluru ATACMS, jangkauannya menjadi 300 km.

himars Roket Himars atau WeiShi 2
MLRS Himars

Roket Himars kaliber 270 mm, bisa dipasang beragam munisi dari cluster HE hingga cluster anti tank. Salah satu andalan munisi Himars adalah M77 “Steel Rain”. Setiap hulu ledak memiliki 664 munisi kecil dan setiap munisi bisa menembus armor setebal 4 inch serta kemampuan anti personel. Himars juga memiliki munisi SADARM untuk melumpuhkan Main Battle Tank.

himars 22 Roket Himars atau WeiShi 2
Peluncur Roket Multi Laras Himars

Peluru Himars juga bisa diganti berupa 6 laras roket atau satu rudal ATACMS. Namun Amerika Serikat tampaknya tidak akan memberikan rudal ATACMS kepada Indonesia. Rudal anti-tank hellfire saja, tidak dikasih. Jika AS menjual Himars ke Indonesia, tampaknya hanya munisi standar roket 6 tabung berhulu ledak HE dan steel rain. Namun roket multi laras Himars memiliki kelebihan lain. Himars bisa diangkut dengan pesawat Hercules C-130, atau dimasukkan ke C 295 yang sedang dirakit di PT DI Bandung, Jawa Barat.

himars 10 Roket Himars atau WeiShi 2
Himars diisi Rudal ATACMS

MLRS WeiShi-2
Sementara WeiShi-2/ WS 2 adalah roket balistik 6 laras kaiber 400-mm yang bisa ditembakkan sejauh 200 Km. Panjang roket 7,3 Kg dengan berat 1,3 Ton. Roket bisa disimpan bertahun-tahun di dalam kontainer tanpa memerlukan perawatan.

Roket WS 2 bisa ditembakkan secara tunggal atau salvo dengan berbagai jenis peluru: anti personel, anti armor serta peluru bakar (fuel air explosive). WS 2 juga bisa diupgrade menjadi misil yang dipandu satelit, untuk jelajah jarak menengah 350 Km.

ws2 Roket Himars atau WeiShi 2
MLRS WS 2 China

Jika MLRS membutuhkaan waktu 5 menit untuk siap ditembakkan, MLRS WS 2 butuh waktu lebih lama, yakni 12 menit. Pilih yang Mana

ws 2 china Roket Himars atau WeiShi 2
Roket Multi Laras WS 2 China

Jika Indonesia membeli roket multi laras WS 2, Indonesia memiliki opsi mendapatkan transfer teknologi. Transfer teknologi misil C 705 China, bisa dikembangkan ke kelas yang lebih advance WS 2. Pasokan rudalnya lebih aman dan kemampuan alih teknologi sejalan dengan rencana pemerintah. Sementara jika membeli Himars, ada kemungkinan suatu saat TNI akan diembargo lagi. Kok gak kapok-kapok ya. Make up your mind !.(Jkgr).
--------------------------------------------
S 300   - SEACRH AIR MISSILE FROM RUSIA  FOR SALE
beli ga ya :)
---------------------

s300p Rusia Tawarkan Rudal S 300

Mungkin kita sudah mendengar bagaimana F-18 US dengan seenaknya melintasi wilayah udara Indonesia. Begitu pula dengan pesawat negara lain, seperti Australia dan Malaysia.
Bahkan 2 jet tempur F-16 RI yang datang menghalau, justru di-”lock” oleh F-18 US di perairan Bawean dan disuruh menjauh.
f 18 super hornet gHAHj 691 300x199 Rusia Tawarkan Rudal S 300
F-18 US

TNI-AU telah menjalankan tugasnya dengan mengirim F-16 dan mengidentifikasi pesawat asing yang dianggap menerobos. Tapi bagaimana dengan peran Arhanud ?.  Tentu Arhanud tidak bisa berbuat apa-apa karena sistem pertahanan mereka tidak bisa menjangkau F-18 US. Kalau demikian, satuan mana yang bertanggung jawab menjaga wilayah udara Bawean ?. Padahal tugas Arhanud adalah pertahanan udara medan operasi serta pertahanan udara nasional.

zur 23mm 300x190 Rusia Tawarkan Rudal S 300
Meriam Anti-Udara Zur 23mm

Dari kasus tersebut, terlihat jelas ada “black hole” dalam sistem pertahanan udara Indonesia. Kondisi ini membuat kewibawaan Indonesia berkurang, khususnya terhadap negara-negara tetangga. Mereka mengetahui Arhanud Indonesia hanya bisa bertahan total sambil menunggu diserang.

Itu baru ancaman penyusupan (intruder). Bagaimana pula dengan peran Arhanud untuk melindungi gerakan satuan lain seperti, Batalyon Tank Leopard 2A6,Heli Serbu MI-35, MLRS, Skuadron UAV dan lain sebagainya. 
Teknologi senjata pesawat telah berkembang dengan pesat. Musuh tidak perlu lagi menghampiri sasaran untuk melakukan penghancuran. Apakah kondisi ini harus dihadapi satuan darat Indonesia, dengan mencoba melindungi diri sendiri mengandalkan rudal panggul jarak pendek/manpads ?.

Radar2 Rusia Tawarkan Rudal S 300
Diskursus dan pengkajian mendalam tentang pertahanan udara nasional telah dilakukan secara mendalam. Arhanud juga telah mengusulkan dilengkapinya peralatan mereka dengan rudal anti-udara jarak menengah.
Apakah kekosongan pertahanan udara itu akan tetap dibiarkan ?. Akankah pesawat pesawat asing dengan seenaknya melintasi wilayah RI ?. 

Beberapa tahun terakhir, Indonesia terus membeli peralatan tempur yang canggih dan tentunya mahal. Antara lain: Jet tempur Sukhoi, Helicopter Serbu MI-35, Korvet Sigma, Meriam 155mm Caesar, UAV Heron, Tank tempur Utama Leopard 2A6, dan sebagainya.

Armada perang yang canggih dan mahal itu membutuhkan “Umbrella”, agar bisa berfungsi dengan maksimal.
Pengadaan rudal jarak menengah tampaknya harus menjadi keniscayaan bagi modernisasi alutsista TNI. Namun, apakah rudal tersebut akan dibeli ?
Jika tidak salah rudal jarak menengah telah masuk ke dalam daftar belanja alut sista TNI tahun 2011. Namun rudal yang dipilih, belum jelas.

S 300 PMU2  Rusia Tawarkan Rudal S 300
Rudal Anti-Udara S 300 Rusia

Kandidatnya bisa saja S-300P (SA-10 Grumble). Saat ini Rusia benar-benar mengandalkan rudal S-300P untuk melindungi ibukota negara mereka, Moscow. bahkan ada sekitar 80 baterai S-300 di sekitar Moscow, untuk melindungi penduduk dan aset-aset berharga di kota itu. Teater S-300 yang digelar Rusia, membuat banyak negara yang juga menggunakan rudal ini, termasuk: China, Vietnam, Korea Utara, Suriah, Iran, serta negara-negara Amerika Latin dan Eks-Uni Soviet.
Negara terakhir yang tertarik dengan S-300 adalah Turki yang nota-bene anggota NATO.

S 300 surface to air missile Rusia Tawarkan Rudal S 300
Uji Tembak S-300 Iran

S-300P mempunyai jarak tembak di atas 150 km dengan kecepatan 4 Mach. Rudal pintar ini mampu menyergap benda yang terbang rendah maupun tinggi (25M- 25KM). Rudal anti serangan udara ini mampu mendeteksi, menyergap dan menghancurkan: Pesawat, Helikopter, Drone, Roket Balistik, serta Peluru Kendali. Varian yang populer saat ini adalah: S-300PMU-1, S-300PMU-2 Favorit (SA-20). China yang menggunakan SAM S-300 sejak tahun 1990-an, berhasil mengeluarkan varian nyadengan nama HQ-12 atau FT-2000. Namun HQ-12 lebih didisain untuk menghancurkan Intelligence Surveillance dan Reconnaissance seperti: E-3 AWACS, E-8 JSTARS dan E-2C Hawkeye. 

China mengkombinasikan S-300P dan HQ-12, untuk pertahanan udara mereka.
Jika tidak berhasil mendapatkan S-300P Rusia, tampaknya Indonesia akan melirik HQ-16 atau KY-80. Aparat TNI dari Kosek Hanudnas Tiga Medan, telah melihat uji tembak HQ-16 di Gurun Gobi China, akhir tahun 2011.

Radar HQ-16 mampu menjejak sasaran sejauh 150 km dan melakukan pencegatan hingga 50 km. Rudal ini diklaim China bisa menembak pesawat tempur, rudal terbang tinggi dan rendah, hingga Drone/UAV.

hq16 china Rusia Tawarkan Rudal S 300
HQ-16 China

Untuk urusan kehandalan rudal, mungkin China bisa membusungkan dada. jangankan pesawat atau misil, Satelit yang berada di ruang angkasa saja, pernah ditembak jatuh oleh China, untuk menunjukkan kemampuan rudal mereka. So…mau pilih yang mana 
»»  READMORE...

7 Kapal Perang Teknologi Canggih


Jangan dikira kapal perang berteknologi siluman masih dalam taraf konsep saja. Beberapa diantaranya sudah terwujud. Bahkan lebih jauh lagi, telah laris manis diborong kostumer asing. Berikut ni gan tipe kapal perang stealth.


1. La Fayette

Inilah frigat futuristik yang pernah berkunjung ke Indonesia. Frigat multimisi kelas La Fayette dibangun oleh Direction des Constructions Navales (DCN) yg bermarkas di Prancis. Hingga detik ini Arab Saudi, Singapura dan Taiwan tercatat sebagai pengguna. Desain siluman bisa dikenali dari struktur yang sangat "bersih" dibanding kapal perang pada umumnya. Superstruktur dibuat dari bahan komposit kayu (wood) dan fiberglass yang lebih keras dari baja, ringan, tahan api, dan menyerap radar (radar absorbant).


Spesifikasi:
Pembuat : Prancis
Tipe : Stealth frigate
Mesin : 4 diesel SEMT Pielstick 12PA6V280, 21000 HP (15400 kW)
Kontraktor utama : DCN
Panjang : 125 m
Kecepatan : 25 knot
Awak : sekitar 60 orang


2. Littoral Combat Ship

Littoral Combat Ship merupakan varian kecil dari destroyer masa depan atau DD (X) untuk misi lepas pantai. LCS juga bisa dikatakan sebagai kapal dengan kemampuan DD(X) dan CG(X) alias kapal penjelajah dengan rudal kendali masa depan. Namun LCS, tidak dirancang untuk menggusur tugas kedua jenis kapal. Keunggulan LCS dapat disimak pada bentuk lambunganya yang baru. LCS kabarnya dirancang khusus untuk pertempuran atau misi yang bersifat asimetrik. Tugas utama LCS adalah melumpuhkan kapal2 kecil, penyapuan ranjau, dan peperangan antikapal selam di wilayah perairan lepan pantai.


Spesifikasi :
Negara : AS
Tipe : Litoral Combat Ship
Mesin : -
Kontraktor utama : -
Panjang : 40 kaki
Beam : -


3. Sea Shadow

Sea Shadow merupakan kapal uji yang dikembangkan secara kelompok oleh Advanced Research Projedt Agency (ARPA), AL AS dan Lockheed martin Skunk Work. Pengembangan mulai dikerjakan pertengahan 1980. Desainnya yang kaku jelas dimaksudkan untuk mengurangi tangkapan radar. Secara visual, Sea Shadow berbentuk seperti 2 pohon yang menyerupai lambung hingga menghasilkan sedikit ombak. Penggunaan mesin diesel elektrik membuatnya nyaris beroperasi tanpa suara.


Spesifikasi :
Pembuat : AS
Tipe : Tecnology demonstrator
Mesin : Diesel electric
Kontraktor utama : Lockhead Skunk Works
Panjang : 164 kaki
Beam : 68 kaki
Awak : 10 orang


4. DD-21 Zumwalt

DD Zumwalt Class adalah destroyer yang dirancang khusus untuk melakukan serangan darat. Karena itu DD 21 dilengkapi berbagai persenjataan untuk mendukung pasukan darat dalam misi utamanya. Tak heran byk pihak mengatakan bahwa DD21 akan menjadi destroyer sejati dengan kemampuan menghadapi berbagai misi sesuai permintaan panglima armada. Seperti halnya destroyer Arleigh Burke, DD21 merupakan kapal multimisi yg akan membverikan dukungan kemampuan tempur hingga mencapai pesisir dan darat. Pemasangan amunisi 5-inch/62 serta howitzer 155 mm yang menjangkau 100 mil hingga pedalaman, dipastikan akan menakutkan bagi lawan di daratan.


5. Type 45 Class

Ada dua predikat yg akan dikantongi Type 45 di jajaran AL inggris. Pertama, destroyer berkemampuan pertahanan udara terbesar yg pernah dioperasikan AL inggris dan kedua, kapal perang permukaan terbesar sejak PD II. Soal persenjataan utama, Type 45 dilengkapi versi tercanggih dan mematikan dari PAAMS (Principal Anti Air Missile System) yang dikembangkan bersama oleh Prancis dan Italia. Type 45 akan mengusung dua mesin gas WR-21 dgn intercooler dan recuperator. Kedua mesin dibangun oleh tim gabungan Rolls-Royce dan Northrop Grumman jg Alsthom Power Conversion Ltd.

Spesifikasi :
Negara : Inggris
Tipe : Destroyer
Mesin : 2 WR-21
Panjang : 151 m
Beam : 20 m
Awak : 190 orang


6. Visby

Visby, begitulah
nama kelas korvet ter-gress racikan perusahaan pembuat kapal Kockims asal Swedia. Kategori siluman (Stealth didapat lantarankapal mengaplikasi bahan baku jenis baru non-metal. Bagian lambung misalnya, terdiri dri kombinasi lapisan PVC sbg inti berbalut Carbon-fibre serta laminasi vinyl. Hitungan teknis menyebutkan Visby baru bisa terdeteksi pada jarak 8 km dalam kondisi cuaca buruk. Sementara bila keadaan laut tenang ilmu menghilang ini melorot hingga ke angka 11 km. Sampai saat ini AL Swedia baru mematok bagi keperluan antiranjau laut dan serang. Untuk urusan senjata, kapal ini bisa saja di bekali dengan rudal SAM RB23 BAMSEA, rudal SSM RBS-15 dan heli sekelas Agusta Westland A-109.


Spesifikasi :
Tipe : Korvet
Dimensi : Penjang 72m; Beam 10,4m; Draught 2,4m; Bobot tempur 600 ton
Kemampuan : kecepatan 35 knot; kru 43 orang
Persenjataan : meriam bofors 57/70 Mk III; Rudal SAM BAMSEA; Rudal SAM RBS-15; Heli sekelas A-109


7. RV Triton

Cerita frigat generasi maju Inggris tak berhenti sampai Type 23 saja. Walau masih dalam taraf uji coba, angkatan laut kerajaan telah punya ancar-ancar bentuk dan kemampuan kapal perangnya masa depan (FCS-Future Comat Ship. Triton mengadopsi tiga lambung, alias trimaran. Tentu konsep ini tak asal main comot saja. Ada sejumlah kelebihan yang bisa diraih dengan bentuk itu. Kecepatan berlayar misalnya, bisa lebih tinggi 20 persen ketimbang desain lambung konvensional. Demikian pula dengan tingkat stabilitas maupun kapasitas angkut. Sampai saat ini, selain untuk kepentingan militer, Triton juga dipakai sebagai basis pengembangan versi komersial Trimaran.

Spesifikasi :
Tipe :Frigat
Dimensi : panjang 97m; Beam 22,5m ; Bobot 1.100 ton
Kemampuan : Kecepatan 20 Knot; jarak jangkau 3000 Nm; Awak 28 orang
Persenjataan : Blm diterapkan


»»  READMORE...

Kapal Angkut Perang Jenis LPD


Kapal Angkut militer adalah jenis kapal perang yang umumnya digunakan selain mengangkut barang-barang keperluan militer, kendaraan perang, ataupun senjata, juga mengangkut personel tentara maupun VIP/VVIP yang dirancang khusus. Sebagai alat angkut strategis, kapal ini berfungsi sebagai alat angkut laut yang membawa barang, peralatan militer, ataupun pasukan untuk menempuh jarak yang jauh, misalnya dari pangkalan laut militer yang satu ke pangkalan laut militer yang bertempat di belahan bumi lainnya atau pangkalan militer yang berada atau di dekat di area operasi militer/pertempuran.


Kherson LPD
Kherson LPD

Yuzhao LPD
Yuzhao LPD


ivanrogov
Ivan Gren LST
Ivan Gren LST
Zubr Hovercraft LST

Zubr Hovercraft LST
ship_lpd-17_san_antonio_cutaway_labeled_lg
Kapal angkut militer LPD

Kapal angkut militer LPD

Kapal angkut militer menjadi penting, yang dengan multi-role function nya menjadikannya dapat dioperasikan tidak hanya dalam misi militer dalam keadaan perang, melainkan juga di masa damai untuk berbagai operasi kemanusiaan, misalnya pada saat bencana alam dsb. Kemampuannya untuk mendarat di area daratan yang darurat (amphibi), membuat kapal jenis ini menjadi fleksibel untuk berbagai medan,

Sementara sebagai kapal angkut taktis, kapal ini dimanfaatkan untuk membawa barang, alat dan kendaraan militer di dalam area pertempuran ataupun area operasi militer, sehingga tidak memerlukan wide range yang jauh tentunya. Dalam operasi militer strategis, kapal jenis ini dituntut untuk mampu mengangkut dalam volume besar dan mampu menempuh jarak yang jauh. Operasi pergeseran pasukan dan material merupakan salah satu tugas dan fungsi kapal angkut militer, dengan menyelenggarakan pergeseran pasukan yang meliputi personel, peralatan dan perbekalan, baik yang bersifat administratif maupun taktis strategis.

KRI Makassar yang bernomor lambung 590, adalah sebuah kapal baru RI jenis Landing Platform Dock (LPD) yang diproduksi oleh Daesun Shipbuildings & Engineering CO. Ltd., yang dipesan RI dan dibangun di Korea Selatan. Landing Platform Dock atau LPD (juga dikenal sebagai Amphibious Transport Dock) adalah sebuah kapal perang amfibi yang meluncurkan, membawa dan mendaratkan elemen kekuatan darat untuk misi-misi perang gerak cepat.

KRI Makassar - 590
KRI Makassar - 590

Kapal LPD ini umumnya dirancang untuk membawa pasukan ke zona pertempuran lewat laut dan memiliki kemampuan membawa kekuatan udara terbatas (umumnya helikopter). Kapal jenis ini berfungsi sebagai pengangkut kapal pendarat pasukan, operasi amfibi, pengangkut tank, pengangkut personel, juga untuk operasi kemanusiaan dan penanggulangan bencana serta pengangkut helikopter.

KRI Makassar590 memiliki data spesifikasi antara lain panjang 122 m, lebar 22 m, draft 4,5 m, bobot mati 7.300 ton. Kecepatan operasi 14 knot, kecepatan jelajah 12 knot dan mampu mencapai kecepatan maksimum sampai 16 knot. Kapal ini juga dapat mengangkut pasukan 507 personel, 13 kendaraan tempur jenis tank, dua helikopter dan sejumlah peralatan militer lainnya. Dilengkapi dengan meriam, dua landasan helikopter (helipad), ruang Combat Information Center (CIC), sistem komunikasi sebagai penghubung dengan kapal-kapal jenis kombatan untuk melindungi pendaratan pasukan dan kendaraan tempur serta pengendalian pendaratan helikoter.

»»  READMORE...

IFV Puma, Generasi IFV Baru Pengganti Marder



IFV Puma

Puma adalah kendaraan tempur infanteri Jerman yang dirancang untuk menggantikan ranpur sejenis dari generasi sebelumnya, IFV Marder. Produksi massal dari IFV Puma ini sudah dimulai sejak 6 Juli 2009. Proyek pengadaan ranpur generasi baru untuk Bundeswehr ini ditangani oleh PSM Projekt System Management yang merupakan perusahaan patungan antara Krauss-Maffei Wegmann dan Rheinmetall Landsysteme. 

Puma meruapakan salah satu IFV (Infantry Fighting Vehicle) yang terbaik dalam aspek proteksi dan memiliki rasio tinggi pada kekuatan mesin dan bobot kendaraan. 

Secara keseluruhan, tampilan luar dari Puma tidak terlalu berbeda jika dibandingkan dengan IFV lainnya. Mungkin yang membuatnya berbeda adalah pada bahan pelindungnya. Sebagai proteksi tambahan, Puma menggunakan material AMAP-B (Advanced Modular Armor Protection-Ballistic) untuk perlindungan dari gempuran proyektil yang memiliki kemampuan penetrasi dengan energi kinetik, AMAP-SC (Shaped Charge), perlindungan NBC (Nuclear, Biologist, Chemical), sistem pemadam kebakaran pada kabin awak dan kompartemen mesin.

Puma dilengkapi sistem persenjataan utama berupa meriam otomatis kaliber 30 mm MK 30-2/ABM buatan Rheinmetall dengan kecepatan 200 tembakan per menit dengan jangkauan tembak efektif 3.000 meter. Ranpur ini juga didukung senapan mesin HK MG4 kaliber 5,56 mm berkemampuan 850 tembakan per menit dengan jarak tembak efektif 1.000 meter. Dan untuk menghadapi tank tempur utama (MBT: Main Battle Tank), helikopter tempur, atau bunker pertahanan lawan, Puma dilengkapi sistem rudal Spike LR yang memiliki jangkauan tembak efektif hingga 4.000 meter. 

Untuk kamuflase perlindungan, Puma dilengkapi juga dengan 6 unit pelontar granat asap kaliber 76 mm. Perlindungan bagi personil juga diperkuat dengan penambahan proteksi pada lantai ranpur yang bisa menahan ledakan dari bahan peledak hingga seberat 10 kg. 

IFV Puma dilengkapi dengan sistem kamera dan periskop yang dapat melakukan pengawasan melingkar hingga 360 derajat. Proyeksi tampilan pengawasan itu bisa disajikan pada monitor yang diawasi oleh awak.

Secara teori, IFV seperti Puma dan sejenisnya digunakan untuk mendampingi tank tempur utama (MBT: Main Battle Tank) pada misi tempur. Tapi pada kenyataannya kebanyakan dari jenis IFV yang ada tidak mampu untuk mengimbangi kelajuan MBT. Untuk menutup celah ini lah IFV Puma diproduksi. Mesin 800 kW yang digunakan Puma membuatnya sanggup mengimbangi laju MBT.

  • Bobot : 31.500 kg, 43.000 kg dengan lapisan pelindung tambahan.
  • Panjang : 7,4 m
  • Lebar : 3,7 m
  • Tinggi : 3,1 m
  • Awak : 3 + 6
  • Lapisan Pelindung : AMAP (Advanced Modular Armor Protection)
  • Persenjataan Utama : Meriam otomatis MK30-2/ABM kaliber 30 mm, kapasitas 400 peluru.
  • Persenjataan Tambahan : Senapan Mesin HK MG4 kaliber 5,56 mm kapasitas 2.000 peluru, sistekm rudal anti-tank Spike LR, 6 tabung pelontar granat kaliber 76 mm
  • Mesin : MTU V10 892 diesel 800 kW (1,100 hp)
  • Rasio Tenaga Mesin dan Berat Kendaraan : 25,4 kW/ton
  • Suspensi : hydropneumatic
  • Jarak Jangkau : 600 km
  • Kecepatan Maksimal : 70 km/jam
»»  READMORE...

Teknologi Rudal Patriot




Di dalam era perang modern yang sarat teknologi militer canggih saat ini, teknologi peluru kendali (rudal)  memainkan peran yang penting dan strategis. Rudal menjadi penting dalam satu peperangan karena mempunyai kemampuan menjangkau posisi pihak lawan yang sangat jauh sekaligus menghancurkannya.
Berbagai jenis rudal dapat dikelompokkan dalam 4 tipe kategori, yaitu:
  • Permukaan ke udara (surface to air),
  • Udara ke udara (air to air),
  • Udara ke permukaan (air to surface)
  • Permukaan ke permukaan (surface to surface).

Salah satu rudal yang telah memiliki “pamor” adalah rudal Patriot (MIM-104) milik Angkatan Bersenjata Amerika Serikat yang dinilai berhasil melaksanakan tugasnya semasa Perang Teluk (Persian Gulf War) dan Perang Irak (Operation Iraqi Freedom) tahun 2003.

Sebenarnya ide teknologi Patriot sudah dirintis sejak akhir tahun 60-an, dibawah pimpinan Zdzislaw Starostecki, ilmuan AS berdarah Polandia. Rudal Patriot merupakan kombinasi kemampuan sistem radar phased array dan sistem kendali rudal track-via-missile guidance. Namun baru pada tahun 1976 ide tersebut dapat terwujudkan dan tahun 1984 dioperasikan pertama kali oleh Angkatan Bersenjata Amerika dengan fungsi sebagai sistem senjata anti pesawat terbang.

Istilah Patriot sendiri berasal dari singkatan Phased Array TRacking to Intercept Of Target.
Rudal Patriot yang mempunyai “call sign” MIM-104, merupakan tipe rudal jarak menengah permukaan ke udara (medium range surface to air missile) yang dapat beroperasi di segala cuaca dan medan. Oleh Angkatan Bersenjata Amerika, Rudal Patriot dijadikan sebagai bagian dari sistem pertahanan udara dengan “tugas pokoknya” menghancurkan rudal lawan (counter tactical ballistic missiles) atau menghancurkan obyek udara lainnya, seperti pesawat terbang dan sebagainya.

Rudal Patriot dibuat oleh dua perusahaan spesialis persenjataan militer yaitu Raytheon di Massachusetts dan Lockheed Martin di Florida, Amerika Serikat. Rudal Patriot merupakan Rudal andalan Angkatan Bersenjata Amerika Serikat (dan sekutunya) serta memainkan peranan penting dalam memenangkan suatu kancah peperangan.

Saat ini Rudal Patriot digelar di beberapa negara di luar Amerika Serikat, seperti Jerman, Yunani, Israel, Jepang, Kuwait, Belanda, Saudi Arabia, Taiwan dan Mesir.
Rudal Patriot mendapat nama harum, ketika digunakan dalam berbagai operasi selama Perang Teluk, saat itu Rudal Patriot (tipe PAC-2) yang digelar di Kuwait berhasil menghancurkan sejumlah Rudal Scud milik Irak di udara, walaupun ada beberapa juga yang meleset dari target.

Sehingga Rudal PAC-2 kemudian di upgrade menjadi rudal PAC-3 dan Rudal GEM+ (Guidence Enhanced Missiles) dengan sistem radar dan kendali Rudal yang lebih akurat dan canggih, berdaya jangkau hingga 300 km. 


Rudal Patriot pertama kali digunakan dalam perang pada tanggal 18 Januari 1991, ketika satu Rudal Patriot sukses mengintersepsi sekaligus menghancurkan satu Rudal Scud milik Irak di atas udara Saudi Arabia. Bisa dikatakan bahwa saat itulah pertama kalinya terjadi perang Rudal melawan Rudal.

Kemampuan Teknis Rudal Patriot

Rudal Patriot dilengkapi sistem pengendalian Rudal TVM (Track-Via-Missiles) memiliki kemampuan mengidentifikasi sekaligus 100 target Rudal atau obyek udara yang berbeda dan siap diluncurkan dalam waktu kurang dari 9 detik.

Satu stasiun sistem Rudal Patriot terdiri dari 4 komponen, yaitu
  1. sistem radar phase array AN/MPQ-53 (G-band system) berfungsi sebagai “detection to kill” dilengkapi sistem IFF (Identifying Friend or Foe),
  2. satu kotak peluncur Patriot terdiri dari 4 buah Rudal PAC-2 (kemudian di upgrade menjadi PAC-3) ditarik kendaraan M-860 semi-trailer seberat 5 ton,
  3. satu ruang pusat pengendalian Engagement Console Station (ECS) AN/MSQ-104 dengan awak operatornya
  4. sistem komunikasi dengan antena Mast 4 kW UHF yang menyatu dengan kendaraan pengangkut.
Sementara satu stasiun Patriot dapat terdiri dari 8 kotak peluncur, sehingga memiliki total Rudal sebanyak 32 yang siap dioperasikan. Sistem radar Patriot dikenal tercanggih saat ini terutama untuk kemampuan sistem tracking obyek udara yang menjadi targetnya.

Secara teknis, Rudal PAC-2 memiliki panjang 5,31 meter dengan berat 900 kg berbahan bakar solid-fueled, memiliki kecepatan 5 kali kecepatan suara (mach 5) dan dilengkapi dengan hulu ledak seberat 91 kg. Sementara PAC-3 posturnya lebih ramping namun lebih akurat dengan daya jangkau sampai 300 km di ketinggian maksimum 24 km.

Cara Kerja Sistem Rudal Patriot

Seperti terlihat pada gambar 4, cara kerja sistem Rudal Patriot adalah sebagai berikut: Pertama, radar phased array “menyapu langit” untuk mendeteksi adanya obyek udara (target) yang mengancam, sekaligus mengidentifikasi apakah obyek tersebut kawan sendiri atau merupakan rudal, pesawat tempur atau pesawat tanpa awak milik lawan.

Jika teman, di layar radar akan terlihat kode-kode tertentu yang selalu berubah setiap hari. Bila lawan yang tidak memancarkan kode-kode tertentu, maka operator rudal akan mempersiapkan penembakan.
Berikutnya, setelah target terdeteksi dan teridentifikasi maka sistem komputer Patriot membuat data tracking Rudal target seperti data tentang, posisi, trakyektori, speed, altitude & heading. Kemudian sistem radar dan komputer memantau terus menerus pergerakan Rudal target, dan selanjutnya operator akan memilih jenis Rudal apa yang akan diluncurkan, apakah Rudal PAC-3 atau GEM+.

Langkah berikutnya, operator meluncurkan Rudal dari kotak peluncur (missile launcher) dalam waktu kurang dari 9 detik, setelah Rudal meluncur dari tabung peluncur, sepenuhnya akan dipandu oleh sistem radar dan sistem kendali TVM menuju target. Rudal yang diluncurkan tersebut kemudian akan “membaca” sinyal data pergerakan Rudal target dan meneruskan sinyal tersebut ke control station.
Sehingga sistem komputer sekarang tahu secara akurat posisi dari Rudal Pariot maupun Rudal lawan. Terakhir, kalau Rudal yang dipilih operator adalah GEM+ (4 Rudal per launcher) maka warhead Rudal GEM+ akan meledak dekat Rudal target sekaligus menghancurkannya. Apabila Rudal PAC-3 (16 per launcher) yang dipilih operator, maka sifat dari Rudal tersebut adalah direct hit atau langsung menubrukan dirinya ke Rudal target (sasaran). Rudal patriot siap melabrak sasaran dalam jarak 16 sampai 32 km dengan kecepatan menanjak 700 sampai 1400 m/detik.

Jadi, kinerja rudal Patriot sangat ditentukan oleh keberhasilan early warning system atas kedatangan rudal musuh, baik melalui pencitraan radar atau satelit, disamping kemampuan Patriot untuk membentur rudal lawan secara akurat

Spesifikasi Rudal Patriot
  • Panjang rudal 5,2 meter
  • Diameter rudal 41 cm
  • Jangkauan 70 km
  • Berat 900 kg
  • Hulu ledak 91 kg
  • 4 sirip berbentuk delta dengan diameter 85 cm
  • Pendorong Single-stage solid fuel rocket motor
  • Keepatan 5 mach

Varian Patriot, ASOJ / SOJC, PAC-2, PAC-2 GEM, GEM / C, GEM / T (atau GEM +) dan PAC-3
Spesifikasi (PAC-1 )
  • Bobot 700 kg
  • Panjang 5.800 mm
  • Diameter 410 mm

Kisah Sukses & Kegagalan Rudal Patriot

Berbagai kisah sukses diraih Rudal Patriot selama Perang Teluk (Persian Gulf War) tahun 1991 dan Perang Irak (Operation Iraqi Freedom) tahun 2003, di antaranya berhasil mengintersepsi dan menghancurkan 70% Rudal Scud atau Rudal Al Husein milik Irak langsung di udara, di atas udara Saudi Arabia, Kuwait dan Israel. Hal tersebut secara psikologi menaikkan moril pasukan sekaligus meruntuhkan moril pasukan Irak.

Namun di balik kisah suksesnya, Rudal Patriot juga mengalami beberapa kisah kegagalan. Contohnya, pada tanggal 25 Februari 1991 satu Rudal Scud Irak berhasil lolos dari cegatan Rudal Patriot dan langsung menghantam barak militer sekutu di Dahran Saudi Arabia, akibatnya sebanyak 28 tentara Amerika dari US Army 14th Quartermaster Detachment tewas seketika.

Kegagalan berikutnya terjadi pada Perang Irak tahun 2003 (Operation Iraqi Freedom), ketika satu pesawat Tornado Angkatan Udara Inggris dan satu pesawat F/A-18 Hornet Angkatan Laut Amerika yang notabene merupakan kawan sendiri, “berhasil” diintersepsi dan dihancurkan oleh Rudal Patriot. Hal tersebut terjadi karena kesalahan sistem identifikasi IFF Radar Patriot.

Sedangkan kisah unik lainnya, ketika satu pesawat F-16 Angkatan Udara Amerika juga salah mengidentifikasi satu stasiun Rudal Patriot karena dianggap sebagai baterai Rudal SA-2 milik Irak, selanjutnya dapat diterka pesawat F-16 meluncurkan Rudal AGM-88 HARM yang kontan meluluh lantakkan stasiun Rudal Patriot tersebut.

Namun di balik beberapa kisah kegagalan tersebut, Presiden George W. Bush mengklaim bahwa Rudal Patriot memiliki tingkat kesuksesan hingga 90% selama masa perang.
Sedangkan Israel sebagai sekutu AS yang kecewa tidak diperbolehkan membeli Rudal Patriot malah membuat sendiri Rudal mirip Patriot dengan nama Rudal Arrow.


»»  READMORE...

Israel Ciptakan Sistem Rudal Tercanggih Setelah Iron Dome Gagal



Iron Domes gagal


Saat ini Rezim Israel tengah merancang untuk menguji sistem perisai rudal baru yang dikembangkan oleh perusahaan AS "US company Raytheon" setelah sistem Iron Dome yang ada, gagal mencegat ratusan roket dan rudal yang ditembakkan dari Gaza.Menurut sumber media AS, setelah sistem Iron Dome gagal, Israel meminta bantuan kepada insinyur dari perusahaan-perusahaan Amerika untuk membantu rezim itu mengembangkan perisai rudal generasi terbaru yang disebut Stunner.

Jika sistem terbaru tersebut terbukti layak, Tel Aviv akan menambah sistem untuk perisai rudal, yang dikenal sebagai David Sling yang dirancang khusus untuk melengkapi Iron Dome.

"Mereka bekerja keras untuk mencapai sistem operasional David Sling. Harapannya sistem tersebut dapat melumpuhkan berbagai target, "kata Theodore A. Postol, Profesor Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Kebijakan Keamanan Nasional di Institut Technologi, Massachusetts sekaligus mantan penasihat Angkatan Laut AS.

Israel mengembangkan Iron Dome dengan dana 200 juta dolar dari Amerika Serikat. AS juga berencana memberikan kepada Tel Aviv lagi sebesar $ 600 juta untuk baterai tambahan dan rudal pengganti yang gagal. 

AS juga membantu membiayai proyek Stunner jika terbukti layak. Perusahaan Rafael Israel sejauh ini telah menghabiskan total $ 130 juta selama tiga tahun terakhir untuk menyelesaikan sistem David Sling tersebut.

Menurut Boston Globe, sistem rudal pencegat baru ini dirancang khsus untuk mencegat berbagai rudal jarak pendek rudal balistik, roket kaliber besar dan rudal jelajah," kata Raytheon dalam sebuah pernyataan.

Laporan itu menambahkan, Tel Aviv juga bekerja sama dengan korporasi kedirgantaraan raksasa Amerika, Boeing, selain sebelumnya bekerjasama dengan produksi perisai rudal yang dikenal sebagai Arrow 3 yang dirancang untuk mencegat rudal jelajah ratusan, bahkan ribuan kilometer.

Hujan roket Hamas di kota-kota Israel menimbulkan pertanyaan serius tentang bagaimana rezim Israel akan melindungi diri dalam kasus serangan balasan lainnya.

Sistem pertahanan rudal udara Iron Dome hanya mampu merontokkan sekitar 420 dari sekitar 1.500 roket yang ditembakkan oleh pejuang Palestina ke kota-kota Israel.

Dalam serangan balasan itu, pejuang perlawanan terus-menerus menghujani roket dan rudal ke wilayah yang diduduki dalam perang delapan hari Israel di Gaza yang menewaskan sedikitnya lima orang Israel. 
»»  READMORE...

7 Roket Canggih Terbesar di Dunia


Roket saat ini di gunakan manusai dalam kepentingan militer dan antariksa, roket biasa di gunakan  untuk mengirimkan manusia kebulan atau hanya sekedar mengirmkan satelit ke orbitnya dalam dunia militer roket biasa di lengkapi dengan hulu ledak nuklir  yang dapat mejangkau antar negara yang sering di sebut dengan rudal balistik. Teknologi roket sendiri sudah di kenal sejak abad ke sembilan di China yang di temukan secara tidak sengaja oleh ilmuan Taoisme Cina. Ada beberapa roket terbesar yang pernah di buat manusia  di Dunia  berikut ini.

1. Roket Satrun V

blog-apa-aja.blogspot.com

Saturn V merupakn roket terbesar dan paling bertenaga di dunia yang pernah di buat oleh manusia hinga saat ini. Roket  Saturn V memiliki ketingian  hampir 363 kaki atau setara dengan bangunan 40 lantai. Roket ini sendiri mampu mendaratkan manusia sampai kebulan.


2. Roket N-1

blog-apa-aja.blogspot.com

Roket N-1 merupakan roket terbesar yang pernah di buat oleh Uni Soviet  yang di gunakan untuk mengirimkan manusia ke bulan . Panjang roket ini mencapai 344,5 mete. Dlam tahapn uji coba yang di lakukan Uni Soviet terhadap roket ini  mengalami kegagalan dan hancur sampai sat ini rusia masih terus mengembangka n teknologi roket N-1 ini agar natinya bisa meluncur sampai kebulan.


3. Roket Ares 1

blog-apa-aja.blogspot.com

Roket Ares 1 Merupakan roket bautan Amerika yang masih dalam pengembangan. Roket yang memiliki panjang  310 kaki ini natinya akan menjadi transportasi manusia untuk pergi ruang angkasa dan bahkan ke Bulan. Roket ini juga didukung oleh satu mesin roket padat selama lepas landas.


4. Roket Delta IV

blog-apa-aja.blogspot.com

Roket yang memiliki ketinggian 206 meter ini digunaka Ameriaka untuk tujuan penggunaan militer dan komersial.


5. Atlas V

blog-apa-aja.blogspot.com

Roket Atlas V merupakan roket buatan Amerika yang digunakan untuk mengangkat beban beban berat seperti satelit untuk di luncurkan ke orbit bumi rokt ini memiliki panjang mencapai  195 kaki.


6. Arine 5

blog-apa-aja.blogspot.com

Roket yang memiliki ketinggian  193 kaki ini pertamakali di luncurkan pada  bulan Juni 1996 dan mengalamai kegagalan dan hancur setelah 37 detik setelah diluncurkan. Penyebap utama kegagalan meluncurnya roket ini disebapkan adanya kesalahn sitem software yang di gunakan dalam komputer roket ini. Kegagalan meluncurnya roket Arine 5 juga mencatatkan rekor  bug komputer termahal di dunia.


7. Space Shuttle

blog-apa-aja.blogspot.com

Ini merupakan pesawat ulang alik cangih buatan Amerika yang di gunakan  untuk pengangkutan kargo dan astronot menuju luar angkasa. Pesaawat ulang alik ini dioperasikan oleh tujuh awak laki-laki. Space Shuttle memiliki tinggi sepanjangi 184 kaki.

»»  READMORE...