News in Picture

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Sunday, May 5, 2013

Pesawat Ruang Angkasa Ini Siap Dampingi Matahari


Pesawat ini memanfaatkan cahaya Matahari sebagai bahan bakar.


Sunjammer


Badan antariksa Inggris, UK  space Agency, bekerja sama dengan NASA mengembangkan pesawat ruang angkasa yang siap mendekati Matahari.

Dilansir Telegraph, Sabtu 4 Mei 2013, pesawat yang bernama Sunjammer ini akan menggunakan 13.000 persegi kaki setara 1.207 meter persegi layar surya (solar soil) untuk mendorong pesawat hampir 2 juta mil setara 3,2 juta km menuju Matahari. 

Layar surya merupakan jenis pesawat ruang angkasa yang memanfaatkan cahaya Matahari sebagai bahan bakar. Beda dengan pesawat konvensional, menggunakan mesin pembakaran internal.

Layar itu akan membantu mengendalikan pesawat dalam posisi stabil di orbit Matahari. Sunjammer nantinya juga diposisikan sebagai observatorium Matahari.

Instrumen sensitif dalam Sunjammer itu juga membantu ilmuwan sebagai peringatan dini terjadinya badai Matahari. Untuk diketahui, badai Matahari dapat merusak satelit dan jaringan listrik di Bumi.

Tujuan misi ini, menurut Jonathan Eastwood, dosen fisika di Imperial College London yang merupakan salah satu ilmuwan pada proyek ini, yaitu menunjukkan penggunaan layar Matahari sebagai sumber energi untuk mengendalikan pesawat dalam sebuah misi panjang.

"Pesawat ruang angkasa yang kami gunakan saat ini untuk memantau angin Matahari hanya 1,5 juta km dari Bumi. Untuk mendekati Matahari, perlu jenis baru bahan bakar agar menahan pesawat ruang angkasa terhadap tarikan gravitasi Matahari," ujar Eastwood. 

Atas dasar itulah, menurut dia, layar surya diperlukan. 

Kurangi problem antariksa

NASA telah mengembangkan bahan yang sangat ringan untuk layar besar pesawat, yang dikenal sebagai Solar Sail Demonstran. 

Prinsip kerja layar itu sama halnya seperti perahu layar tradisional, layar pesawat akan menggunakan aliran tekanan sinar Matahari dan angin Matahari untuk menstabilkan jalan pesawat pada posisinya.

Layar ini akan difungsikan setelah pesawat berada di luar atmosfer Bumi. 

Penggunaan layar besar ini juga menjadi cara lain untuk mengurangi 8.000 sampah antariksa yang mengorbit. Bahkan, terdapat pengajuan, layar besar ini dapat digunakan untuk mengalihkan asteroid yang akan menabrak Bumi.

Misi Sunjammer akan dilakukan pada 2014. Nama Sunjammer berasal dari judul cerita pendek yang ditulis oleh pengarang Inggris, Arthur C. Clarke. Ia menulis tentang layar surya.

Ada beberapa misi lanjutan dari badan antariksa negara maju untuk mendalami Bumi. Misalnya misi Solar Orbiter yang akan melakukan perjalanan pada 2017. Solar Orbiter akan semakin dekat dengan Matahari untuk mendalami daerah kutub Matahari. NASA juga tak ketinggalan dengan misi Marquakes yang diluncurkan pada 2016. 

"Kerja sama dan kolaborasi sangat penting untuk memenuhi tantangan global yang makin meningkat. Kerja sama ini sangat penting untuk memenuhi tujuan bersama," kata Mason Peck, Chief Technologist NASA.

sumber : VIVAnews 

No comments: